PENAJAM – Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Kalimantan Timur menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik krusial Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (26/2/2026). Tim gabungan yang dipimpin Ditreskrimsus Polda Kaltim bersama Badan Pangan Nasional menemukan sejumlah komoditas pangan utama masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Penajam dan Ritel Modern Ujung Pandang Grosir, komoditas seperti beras premium, gula, telur ayam ras, dan daging sapi mengalami kenaikan. Di tingkat pedagang, telur ayam ras kini menembus Rp63.000 per rak, naik dari harga sebelumnya Rp58.000. Sementara itu, beras premium terpantau menyentuh harga Rp16.000 hingga Rp17.800 per kg.
Koordinator Satgas menyatakan bahwa kenaikan ini dipicu oleh tingginya harga di tingkat pemasok luar daerah. Meski harga fluktuatif, Satgas memastikan ketersediaan stok pangan di PPU masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.
Meski beberapa harga bahan pokok mulai "merangkak" naik, kualitas pangan di pasar dipastikan aman untuk dikonsumsi. Hal ini terungkap setelah Dinas Ketahanan Pangan PPU melakukan uji cepat (rapid test) laboratorium saat sidak Satgas Saber Pangan, Kamis (26/2).
Hasil uji sampel pada tomat, buncis, daun bawang, hingga cabai rawit menunjukkan negatif pestisida dan logam berat. Tak hanya sayuran, daging sapi dan ayam yang dijual di Pasar Induk Penajam juga dinyatakan bebas formalin.
"Masyarakat tidak perlu khawatir soal keamanan pangan. Hasil sampling kami menunjukkan semua komoditas aman dari zat berbahaya," tulis laporan Satgas tersebut. Terkait harga yang melebihi HET, pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan ketat dan berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga stabilitas harga melalui program seperti Beras SPHP yang dibanderol Rp62.500 per 5 kg.
27 Februari 2026
17 Desember 2025
5 Desember 2024
14 November 2024
13 November 2024
17 Mei 2024
17 Mei 2024
17 Mei 2024